Jumat, 30 September 2011

PETA KONSEP 1

Ini berawal dari suatu Minggu, dimana gue ngajak Papa-Mama-Icha-Bayu-Mbak Unun-dan Budhe ke gramedia. Happy shopping book! \(^^)/
Kirain sih ke gramedia pusat, nah pas di jalan ternyata belok ke jalan tol. Tada..... saya pun bingung. Pas ditanya mau kemana, ternyata sekalian ke tambak.
Sejujurnya sih rada sebel harus ke tambak, soalnya pasti bakalan lama, dan panas (secara udah jam 12 siang). Mulai deh aku 'mencucu'. Bener nggak sih bahasanya? Ya begitulah...
Eh ternyata ke ramayana -_-. Nah, gue-sangat-sangat-bete. Karena bukan ke gramedia malahan ke karisma. Hampir sama sih emang, tapi kan tetep aja beda! Disana sih lumayan, meskipun kurang gimance gitu suasananya.
Mulai deh caru-cari buku. Wah! Ternyata tidak terlalu mengecewakan! Disana lumayan banyak buku bagus-bagus, especially "Chicken Soup". Sekali lewat rak buku gue bawa 2 buku sekaligus. Alhasil buku di tangan gue numpuk ampe empat lebih. Suer sok tajir banget bawa buku banyak, tapi ujung-ujungnya cuma beli dua wkwk._.
Gue beli buku The Mind Map Book sama sejarah Ratu Mongol + bukunya Paulo *lupa judulnya apa. Asal kalian tahu saya sempet galau milihnya. Alhamdulillah dikasih pencerahan sama Yang Maha Kuasa buat ngambil tiga buku di atas.
Pemeritahuan sedikit, selesai beli buku kami sekeluarga belanja baju dan itu sangat melelahkan. Usul buat yang punya ramayana tolong sediakan kursi buat orang yang nunggu kerabatnya belanja. Oke?
***
Mungkin ini nggak perlu diceritain. Kenapa? Karena selama di tambak gue cuma tidur. Pusing sih, belum makan juga. Kebetulan ada gubuk kecil gitu di tengah tambak-tambaknya Mbahkung. Yaudah deh ambil bantal trus Zzzzz. Lumayan~~ anginnya semiliiirr. Jadinya gue gak tau trending topics waktu di tambak.
***
Awalnya males buka bungkusnya buku-buku yang udah gue beli. Kenapa? Karena gue aja belum selesai baca novelnya Stephen King yang sangat tebal itu. Tapi karena penasaran, alhasil saya bukalah The Mind Map Book. Dan inilah inti cerita panjang lebar yang sedikit tidak bermutu di atas :D
*bersambung*

Sabtu, 13 Agustus 2011

Pelajaran Berharga

Pernahkah kamu merasa paling tersakiti? Semua orang -di matamu, menjauhimu, mengejekmu, mengkhianatimu, menyakitimu! Hidup bagaikan daun kering yang terpisah dari batangnya, berterbangan terbawa angin hingga lenyap tenggelam dalam aliran sungai. Sungguhkah itu yang kamu rasakan? Pasti terasa seperti itu, namun itu hanya dalam sudut pandangmu.
Andai saja kamu mau sedikit membuka mata, ada orang yang lebih tersakiti. Tidak perlu jauh-jauh, tengok ke sebelahmu. Orang terdekatmu, akankah ia -atau mereka, cukup bahagia?


Pernahkah kamu berpikir bahwa ia telah menyakitimu? Padahal kenyataannya adalah dirimu yang menyakitinya. Manusia itu egois. Seberapa besar cintanya pada seseorang, egonya selalu muncul pada urutan pertama. Aku pernah merasakannya, dan aku tidak dapat memaafkan diriku sendiri. Sungguh.


Aku mendapat pelajaran yang sangat berharga. Yaitu untuk menjaga apa yang kita miliki saat ini, keluarga kita, saudara, teman, pacar. Jangan mementingkan diri sendiri karena lambat laun itu akan membuatmu dijauhi. Dan jika mereka meninggalkanmu, jika mereka sakit karenamu, jika kamulah pembuat onar dalam hubungan kekerabatan itu. Kamu akan sendiri. Dan sendiri itu menyakitkan. Balasan yang setimpal untuk orang yang suka menyakiti.


Surabaya, 14 Agustus 2011.
Special thanks untuk Maali yang sudah mengajariku tentang ini 

Rabu, 13 April 2011

Semangat!!

Awalnya aku bukan termasuk golongan manusia yang suka menulis. Hanya saja aku suka berangan-angan, "Asik kali ya kalau gue jadi penulis." batinku dulu. Lambat laun keinginan untuk menjadi seseorang yang jago menulis semakin besar. Di SMP aku sedikit demi sedikit mencoba untuk berusaha. Seperti membeli buku tentang tata cara menulis, membaca lebih banyak buku-buku cerita, namun aku tidak berusaha untuk menulis!

Ya membaca memang memiliki efek yang besar untuk kegiatan menulis. Tetapi bagaimana bisa membaca tanpa usaha menulis? Hal itu kusadari ketika aku berada di bangku SMA. Kegiatan sekolah yang tidak terlalu kusukai membuatku mencari 'pelampiasan'. Dan pilihanku jatuh tepat pada kegiatan menulis.

Cerpen pertamaku menghabiskan waktu hampir dua bulan. Lama sekali bukan? Itulah sifat burukku. Banyak sekali ide yang memenuhi otakku, namun sedikit sekali keinginan untuk menuangkannya. Alhasil membuat satu cerpen saja seperti membuat novel. Sangat tidak produktif.

Alhamdulillah... Cerpen pertamaku itu di terima di Koran Jawa Pos. Bukan prestasi yang terlalu membanggakan memang, tetapi itu sangat berarti untukku. Itulah yang membuatku semangat menulis lagi. Walaupun aku belum mengirimkan satu cerpenpun ke majalah yang lain sampai sekarang. Hehehe....

Beberapa bulan ini aku lebih fokus untuk mengikuti lomba. Masih 'abal' sih tulisanku, tetapi tidak salah kan jika terus mencoba? Aku percaya dengan sering berlatih dan belajar, aku dapat menulis dengan baik :)

Menjadi penulis bukanlah cita-citaku. Hanya saja menulis adalah kegiatan favoritku. Dengan menulis aku dapat menuangkan segala macam ide, unek-unek, dll. Jadi, semangat ya untuk yang sedang menjadi penulis kepompong sepertiku! Kelak kita akan menjadi kupu-kupu yang cantik jelita. Hacha!


-PBGMP-

Minggu, 10 April 2011

Hello

Ini blog terbaru hihi. Yang lama ku hapus karena isinya abal dan nggak jelas banget -_-
Semoga saja blog yang satu ini rada lebih "nggenah" lah.
Salam kenal semua ^^

About

Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Dreamer. August, 16 1995